Sosok Bupati Nikson Nababan Pecinta Binatang

0
75
Sosok Bupati Nikson Nababan Pecinta Binatang

Dikenal menjadi orang nomor satu di Kabupaten Tapanuli Utara, dengan berbagai torehan prestasi atas kepemimpinannya. Dialah Bupati Nikson Nababan, selain terkenal dari beberapa hal tadi tahukah anda bahwa sebenarnya sosok Bupati Tapanuli Utara seorang pecinta binatang. Hal ini cukup beralasan mengingat terdapat beberapa hewan terdapat di rumah dinas beliau. Mulai dari elang hitam, kukang, si amang dan beberapa hewan lainnya. Meskipun beberapa hewan yang ada pada rumah dinasnya tersebut merupakan beberapa hewan yang dilindungi.

Di singgung mengenai beberapa hewan langkah yang dilindungi berada pada rumah dinasnya, beliau mengaku sebagai seorang pecinta binatang. Bupati Nikson Nababan belum menjelaskan secara detail terkait hewan-hewan yang ada di rumah dinasnya tersebut apakah warisan Bupati terdahulu. Keluar dari itu semua tentunya ada tujuan positif yang belia lakukan untuk turut ikut menjaga kelestarian hewan-hewan langkah dan dilindungi tersebut. Sekaligus memberi pengetahuan bagi masyarakatnya bahwa hewan-hewan tersebut dilindungi dan dilarang untuk diburu. Dan telah dilindungi oleh negara lewat undang-undang yang melarangnya.

Di satu sisi Bupati Nikson Nababan memiliki tujuan untuk memamerkan aneka satwa langkah dan di lindungi yang ada di daerahnya. Agar para warga ikut melestarikan dan mencintai hewan-hewan tersebut agar jumlahnya di alam liar tidak terus menurun. Hal ini sangat penting guna ikut menanggulangi penurunan jumlah satwa langkah dan di lindungi oleh negara. Agar ke depannya anak cucu kita masih dapat melihat dan mengagumi aneka satwa tersebut secara langsung. Dan ikut menjadi dan melestarikannya, aneh sekali jika anak cucu kita nantinya hanya dapat melihat satwa tersebut dalam gambar.

Bupati Nikson Nababan sama hal dengan kita semua, beliau juga manusia yang memiliki keinginan dan hobby tertentu. Seperti halnya memelihara hewan tertentu untuk memenuhi kepuasannya tersebut. Akan tetapi memang beberapa hewan yang ada di alam negara kita masuk dalam kategori satwa langkah yang dilindungi dengan undang-undang. Akibat perburuan liar dan pelebaran lahan perkebunan yang mengakibatkan kelangkahan. Kadang kelangkahan beberapa hewan diakibatkan juga dengan lambatnya perkembang biakan jenis hewan tertentu yang mengakibatkan populasi mereka berkurang dan di dukung dengan ulah-ulah tangan yang bertanggung jawab.

Memang untuk memelihara hewan yang masuk dalam kategori dilindungi negara melalui undang-undang. Sesorang harus terlebih dahulu mengantongi beberapa izin prosedural yang harus di urusi agar nantinya tidak terkena sangsi dari undang-undang tersebut. Dan hal tersebut harusnya tidak dijadikan lawan politik untuk menyerang Bupati Nikson Nababan untuk menjatuhkan nya. Mengingat beliau akan mencalonkan kembali sebagai wakil rakyat untuk periode kedua. Untuk semakin memaksimalkan programnya yang saat ini dalam membangun daerahnya.

Jika terdapat kesalahan dalam hal pemeliharaan hewan langkah tersebut sebaiknya para pihak yang memiliki kewenangan untuk segera bertindak. Bukan menjadikan hal tersebut menjadi amunisi untuk melakukan kampanye hitam untuk menyerang Bupati Nikson Nababan. Kesalahan pasti akan dilakukan oleh siapa pun baik orang biasa, pemerintah daerah , ataupun seorang presiden. Akan tetapi lebih elok jika hal tersebut menjadi ajang pembelajaran bersama untuk lebih baik kedepannya. Tentunya hal ini bukan menjadi ajang pembenaran bagi siapa pun yang melakukan kesalahan terkait satwa yang dilindungi.

Namun hal yang paling tidak benarkan dalam masalah ini adalah perburuan liar terhadap hewan yang telah masuk dalam kategori dilindungi tersebut. Apapun alasannya berburu hewan dengan kategori dilindungi tidak dapat dibenarkan. Pasti ada penjelasan yang bisa kita dapat dari seorang Nikson Nababan atas apa yang sedang terjadi, bahkan lebih jauh beliau telah mengakui sebagai seorang pecinta binatang. Asas hukum presumption of innocence dan kepala dingin tetap harus di kedepankan untuk mencari sebuah kebenaran. Bukan malah menghakimi apa yang kita lihat dengan amarah yang nantinya akan menimbulkan penilaian yang tidak objektif dan terkesan mencari kesalahan orang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here